Beton bertulang

Aplikasi pemakaian beton bertulang.

Rajanya Semen

Icon Rajanya semen didukung dengan kwalitas semen bermutu

PT Semen Baturaja

Produsen tunggal semen bermutu untuk wilayah Sum-sel,Lampung,Jambi dan Bengkulu,Menunjang percepatan pembangunan Infrastruktur Sumatera Bagian selatan.

Jalan Layang Casablanca

Proses Joint Struktur

Konstruksi Jalan Layang

Ketepatan dan kekuatan Beton menjadi syarat utama dalam Konstruksi Beton

Mikroskopis Beton

Ikatan antara Agregat halus dan agregat kasar dengan pasta semen tanpa rongga .

Daftar isi

Jun 30, 2011

Kualifikasi Mutu Beton K dan Fc'

Satu kesalahan fatal dalam menterjemahkan Rencana Kerja dan Syarat-syarat ( RKS ) atau Bestek adalah menyamakan mutu karekteristik Beton K dengan mutu Beton Fc'.Jika dalam RKS tercantum misal Beton Fc' 22,5 Mpa kemudian memesan Beton mutu K 225 ...waahhh bisa ambruk tuh struktur...nyook kita liat apa bedanya...

Beton K 225 adalah beton yang diuji dengan benda uji kubus 150mm x 150 mm dengan kuat tekan 225 kg/cm2
Sedangkan beton Fc' 22,5 Mpa adalah beton yang diuji pada benda uji Silinder dengan  Diameter 150 mm x  Tinggi 300 mm,    Dalam hal ini fc’ didapat dari perhitungan konversi berikut ini. Fc’=(0,76+0,2 log fck/15) fck, dimana fck adalah kuat tekan beton (dalam MPa)


 Nilai Fc' 22.5 Mpa jika dikonversikan dalam Mutu K "Karakteristik"  ( kg/cm2 )
 22.5 x 10/0.83 = 271 kg/cm2
Jadi Fc' 22.5 setara dengan Beton K 271  ...Nah lohh jauh diatas K 225...

sebagai catatan Tingkat kekuatan suatu mutu beton dapat dikategorikan memuaskan jika :

  1. Nilai rata-rata dari semua pasangan benda uji yang terdiri masing masing dari 4 hasil uji kuat tekan tidak kurang dari ( Fc' + 0.82 S )
  2. Tidak ada satupun hasil uji kuat tekan beton rata rata dari dua benda uji Silinder dibawah 0.85 Fc' 

Proses Uji Kuat tekan Beton Mutu K dan Fc' di Lab Bahan dan Beton Tehnik Sipil Universitas Baturaja



Alat Uji Kuat tekan Beton 
( Lab Bahan dan Beton Fak Tehnik Sipil Universitas Baturaja )



Benda uji Beton Silinder dan Kubus setelah proses uji
( Lab Bahan dan Beton Fak Tehnik Sipil Universitas Baturaja )




Semen yang digunakan.Produk Semen Baturaja
( Lab Bahan dan Beton Fak Tehnik Sipil Universitas Baturaja )

Cement making



In cement plant, to produce cement need seven steps.

1.Crushing and Preblending.


In cement plant, most of the material need to be broken, such as limestone, clay, iron ore and coal, etc. Limestone is the largest amount of raw material in cement production, after mining the size of limestone is large, with high hardness, so the limestone crushing plays a more important role in cement plant.

                       image

2. raw material preparation

In cement plant, producing each 1 ton of Portland cement need grinding at least 3 tons of materials (including raw materials, fuel, clinker, mixed materials, gypsum). Grinding operation consumes power about 60% of total power in cement plants, raw material grinding takes more than 30%, while coal mill used in cement palnt consumes 3%, cement grinding about 40%. So choosing the right grinding mills in cement plant is very important.

3. raw materials homogenization

Adopting the technology of homogenization could rationally get the best homo-effect and afford an eligible production to the demand

4. preheating and precalcing

Preheater and calciner is key equipment for precalcing production technique.

5.burning cement clinker in a rotary kiln.

The calcination of Rotary Kiln is a key step of cement production , it makes directly influence on the quality of cement clinker.

6. cement grinding

Cement grinding is used for grinding cement clinker (and gelling agent, performance tuning materials, etc.) to the appropriate size (in fineness, specific surface area, said), optimizing cement grain grading, increasing the hydration area, accelerating the hydration rate to meet the requirements of cement paste setting, hardening.

7. cement packing









Jun 25, 2011

The Great Construction


SNI 03-2847-2002 tentang Tata cara perencanaan struktur beton untuk bangunan gedung

SNI 03-2847-2002 tentang Tata cara perencanaan struktur beton untuk bangunan gedung ini semoga dapat bermanfaat. ( download Pdf: SNI 03-2847-2002)

Comments

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More