Beton bertulang

Aplikasi pemakaian beton bertulang.

Daftar isi

Jun 30, 2011

Kualifikasi Mutu Beton K dan Fc'

Satu kesalahan fatal dalam menterjemahkan Rencana Kerja dan Syarat-syarat ( RKS ) atau Bestek adalah menyamakan mutu karekteristik Beton K dengan mutu Beton Fc'.Jika dalam RKS tercantum misal Beton Fc' 22,5 Mpa kemudian memesan Beton mutu K 225 ...waahhh bisa ambruk tuh struktur...nyook kita liat apa bedanya... Beton K 225 adalah beton yang diuji dengan benda uji kubus 150mm x 150 mm dengan kuat tekan 225 kg/cm2 Sedangkan beton Fc' 22,5 Mpa adalah beton yang diuji pada benda uji Silinder dengan  Diameter 150 mm x  Tinggi 300 mm,    Dalam hal ini fc’ didapat dari perhitungan konversi berikut ini. Fc’=(0,76+0,2 log fck/15)...

Cement making

In cement plant, to produce cement need seven steps. 1.Crushing and Preblending. In cement plant, most of the material need to be broken, such as limestone, clay, iron ore and coal, etc. Limestone is the largest amount of raw material in cement production, after mining the size of limestone is large, with high hardness, so the limestone crushing plays a more important role in cement plant.                         2. raw material preparationIn cement plant, producing each 1 ton of Portland cement need grinding at least 3 tons of materials (including raw materials, fuel, clinker,...

Jun 25, 2011

The Great Construction

...

SNI 03-2847-2002 tentang Tata cara perencanaan struktur beton untuk bangunan gedung

SNI 03-2847-2002 tentang Tata cara perencanaan struktur beton untuk bangunan gedung ini semoga dapat bermanfaat. ( download Pdf: SNI 03-2847-20...

SNI 03-4904-1998 METODE PENGUJIAN BOBOT ISI RONGGA UDARA DALAM AGREGAT

METODE PENGUJIAN BOBOT ISI DAN RONGGA UDARA DALAM AGREGAT SNI 03-4804-1998 RUANG LINGKUP :  Metode ini mencakup ketentuan peralatan contoh uji, cara uji dan perhitungan berat isi dalam kondisi padat atau gembur dan rongga udara dalam agregat. RINGKASAN : Berat isi agregat adalah agregat persatuan isi ,Rongga udara dalam satuan Volume agregat adalah ruang diantara butir butir yang tidak diisi oleh partikel yang padat. Peralatan :1. Timbangan kapasitas 2 - 20 kg2. Batang baja diameter 16 mm dan panjang 610 mm3. Alat penakar kapasitas 2,8 - 100 liter 4. Sekop atau Sendok serta Oven. Contoh uji ditentukan jumlahnya mendekati 125-200 % dari jumlah yang diuji.dengan perhitungan isi mengunakan rumus : M = ( G - T ) / V   atau  M = ( G - T ) x F dimana :  M...

SNI 03-1969-1990 METODE PENGUJIAN BERAT JENIS DAN PENYERAPAN AIR AGREGAT KASAR

METODE PENGUJIAN BERAT JENIS DAN PENYERAPAN AIR AGREGAT KASAR  SNI 03-1969-1990 RUANG LINGKUP :  Metode pengujian ini dilakukan pada tanah jenis agregat kasar, yaitu yang tertahan oleh saringan berdiameter 4,75 mm (saringan No. 4).  RINGKASAN :  Metode ini sebagai pegangan dalam pengujian untuk menentukan berat jenis curah, berat jenis kering permukaan jenuh, berat jenis semu dan penyerapan dari agregat kasar. Tujuannya untuk memperoleh angka berat jenis tersebut dan angka penyerapan. Peralatan yang digunakan antara lain keranjang kawat No. 6 atau No. 8, tempat air, timbangan, oven, saringan No. 4. Benda uji adalah agregat yang tertahan oleh saringan berdiameter 4,75 mm (saringan No. 4), yang diperoleh dari alat pemisah...

SNI 03-1968-1990 METODE PENGUJIAN TENTANG ANALISIS SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR

METODE PENGUJIAN  TENTANG ANALISIS SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR SNI 03-1968-1990 RUANG LINGKUP :  Metode pengujian ini mencakup jumlah dan jenis-jenis tanah baik agregat halus maupun agregat kasar.  RINGKASAN :  Metode ini digunakan untuk menentukan pembagian butir (gradasi) agregat halus dan agregat kasar dengan menggunakan saringan, tujuannya  untuk memperoleh distribusi besaran atau jumlah persen-tase butiran. Analisa saringan agregat ialah penentuan persen-tase berat butiran agregat yang lolos dari satu set saringan kemudianangka-angka prosentase di-gambarkan pada grafik pembagian butir. Peralatan yang digunakan ; timbangan, satu set saringan, oven, alat pemisah, mesin guncang jaringan, talam dan alat lainnya. Benda...

Jun 22, 2011

Konstruksi Jembatan

 Konstruksi jembatan Suramadu disi...

Jun 19, 2011

Semen Gresik

PT Semen Gresik (Persero) Tbk. adalah pabrik semen yang terbesar di Indonesia. Diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957 oleh Presiden RI pertama dengan kapasitas terpasang 250.000 ton semen per tahun. Pada tanggal 8 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya serta merupakan BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Sampai dengan tanggal 30 September 1999 komposisi kepemilikan saham berubah menjadi Pemerintah RI 51,01%, Masyarakat 23,46% dan Cemex 25,53%. Pada Tanggal 27 Juli Juli 2006 terjadi transaksi penjualan saham CEMEX S.S de. C.V pada Blue valley Holdings PTE Ltd. Sehingga komposisi kepemilikan saham sampai saat ini berubah menjadi Pemerintah RI 51,01%, Blue Valley Holdings PTE Ltd 24,90%,...

Semen Baturaja

PT Semen Baturaja (Persero) berdiri pada tanggal 14 November 1974, dengan akte notaris Jony Frederick Berthol Tumbelaka Sinjal No. 34, dengan pemegang saham  PT Semen Padang (55 %) & PT Semen Gresik (45 %). Pada tahun 1978 pemerintah memberikan penyertaan modal yang mengubah status hukum perusahaan menjadi PT (Persero) dengan susunan modal sebagai berikut : Pemerintah RI : 88 % PT Semen Gresik (Persero) : 7 % PT Semen Padang (Persero) : 5 % Pada tahun 1991 berdasarkan PP Nomor : 3 tahun 1991, susunan modal PT Semen Baturaja berubah menjadi 100 % milik Pemerintah RI dengan mengambil alih saham - saham yang semula dimiliki oleh PT Semen Gresik dan PT Semen Padang. Studi kelayakan pendirian pabrik Semen Baturaja dimulai pada...

Semen Padang

PT Semen Padang merupakan pabrik semen tertua di Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappi (NV NIPCM). Pabrik mulai berproduksi pada tahun 1913 dengan kapasitas 22.900 ton per tahun, dan pernah mencapai produksi sebesar 170.000 ton pada tahun 1939 yang merupakan produksi tertinggi pada waktu itu. Ketika Jepang menguasai Indonesia tahun 1942-1945, pabrik diambil alih dengan menajemen Asano Cement, Jepang. Pada waktu kemerdekaan tahun 1945 pabrik diambil alih oleh karyawan dan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia dengan nama Kilang...

Sejarah semen

Konon, pada zaman Kerajaan Romawi Kuno, semen dihasilkan dari mencampur batu kapur dengan abu vulkanis dari gunung berapi. Ramuan semen yang dinamai pozzuolana ini ditemukan di daerah Pozzuoli, Italia. Sejak kerajaan Romawi runtuh, sekitar tahun 1100 – 1500, ramuan semen ini hilang ditelan bumi. Setelah itu, perkembangan semen di masing-masing negara berbeda-beda. Di Inggris, sekitar tahun 1700-an Masehi, seorang ahli teknik bangunan dari Inggris, John Smeaton, kembali menemukan ramuan ini. Lalu ia mencoba adonan semen baru yang memanfaatkan batu kapur dan tanah liat, dan diaplikasikan ketika ia membangun sebuah menara. Namun sayang,...

Jun 16, 2011

Fly Ash

1. Improved Fresh Concrete Properties The “Ball Bearing” effect of Fly Ash particles create a lubricating action when concrete is in its plastic state. This creates benefits in: Workability Concrete is easier to place and responds better to vibrations to fill forms and voids more completely. Hence, better compaction. Ease in paving The extended setting time of Fly Ash – based concrete allows it to be properly compacted and finished with lesser energy and without problems, even in the hottest climate. 2. Reduced PermeabilityReduced water demand, increased density and long term pozzolanic action of Fly Ash which ties up free...

Pages 61234 »

Comments

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More